Hirundo Rilis Qwen 'Westernized': Sensor Politik Tiongkok Dihapus dari Bobot
Laboratorium Hirundo merilis versi "westernized" dari model Qwen milik Alibaba dengan keselarasan politik Tiongkok dihapus dari bobotnya lewat machine unlearning.

TEL AVIV — Laboratorium keselamatan AI Hirundo merilis versi "Westernized" dari model bobot-terbuka Qwen milik Alibaba, dengan keselarasan politik Partai Komunis Tiongkok (PKT) dihapus langsung dari bobot model. Rilis yang diumumkan pada 5 Oktober 2026 itu disebut hasil teknik machine unlearning, bukan sekadar penyaringan keluaran.
Dalam evaluasi internal Hirundo, model asli Qwen3.6-35B-A3B menghasilkan sensor yang selaras PKT, pembingkaian ala propaganda, atau bias politik dalam 89,8 persen respons pada benchmark 500 prompt. Setelah proses unlearning, angkanya turun menjadi 2,8 persen, sementara kemampuan penalaran, pemrograman, dan mengikuti instruksi disebut nyaris tidak berubah. Pengujian mencakup 15 topik sensitif, termasuk Tiananmen, Xinjiang, Taiwan, Hong Kong, Tibet, dan asal-usul COVID. Hirundo menekankan bahwa keselarasan itu tidak berhenti pada penolakan menjawab: Qwen kerap menjawab dengan fasih namun membingkai jawaban dalam istilah Beijing atau menghilangkan fakta yang penting. Perilaku itu bahkan bertahan ketika topik sensitif diselipkan dalam tugas biasa seperti rencana pelajaran, terjemahan, atau riset.
Konteksnya besar. Model terbuka Tiongkok telah menjadi blok bangunan baku bagi perusahaan Barat: pangsa volume token mereka di OpenRouter tumbuh dari sekitar 1 persen pada akhir 2024 menjadi sekitar separuh lalu lintas pada pertengahan 2026, dan Qwen dipakai perusahaan seperti Airbnb dan Uber. Di bawah Aturan Sementara Tiongkok tentang Layanan AI Generatif, model-model ini wajib menjunjung "Nilai Inti Sosialis", dan keselarasan itu terpelajar masuk ke dalam bobot — sehingga tidak bisa dihapus oleh system prompt atau fine-tuning biasa. CBS News disebut menguji kedua model secara independen dalam laporannya yang terbit 2 Oktober dan ditayangkan di CBS Evening News. Versi Westernized kini terbuka di Hugging Face untuk diuji dan dipasang siapa pun.
Analisis X AWD: Inilah "kedaulatan bobot" dalam bentuk paling harfiah. Jika dulu sensor AI dipandang sebagai soal prompt atau moderasi keluaran, Hirundo menunjukkan bahwa ideologi negara bisa tertanam di level parameter — dan, yang lebih penting, bisa dicabut di level yang sama. Implikasinya ganda: perusahaan Barat kini punya pilihan varian ideologis dari satu model yang sama, tetapi pintu yang sama juga terbuka bagi siapa pun untuk menanam keselarasan versinya sendiri. Hipotesis redaksi: perang standar AI berikutnya bukan soal siapa punya model terbesar, melainkan soal siapa menulis ulang bobot model terbuka. Pasar "unlearning-as-a-service" akan lahir — dan pertanyaannya bukan lagi apakah model Anda disensor, melainkan oleh siapa.
Sumber: Business Wire; CBS News — baca artikel asli